assistant prof dari UIUC

Ketemu juga satu assistant prof dari UIUC. Matt Winters

Ketemu satu prof dari Aussie Lea J

Ketemu satu prof yang punya concern tentang waste management di Onan Runggu.

hari bersejarah! D-Day at Katsura

Doctoral Defence Day at Katsura, 08:45-10:30.

Puji Tuhan, selesai sudah penantian 3 tahun studi di Kyoto Univ. Seminggu sebelum kepulangan ke Indonesia, tgl 18 Sept 2009/ 180909, akhirnya bisa menyelesaikan defence PhD.  Kami bertiga (Sarah, mama dan papa) berangkat ke Katsura dari Ohbaku Eki jam 06:39. Sarah masih tertidur di jalan dan kami meluncur dengan kereta pagi Keihan.

Defence-nya sendiri berlangsung tepat waktu dan semua proses presentasi dan tanya jawab ada di rekam di video, untuk kenang-kenangan dan input buat riset berikutnya. Defence berlangsung alot dengan pertanyaan-pertanyaan bertubi-tubi dari Prof Kobayashi. Tapi syukurlah, semuanya sudah berakhir. Puji Tuhan!!!

Nilai ekonomis penanaman pohon

Tambahan topik penelitian. Micro climate in Bandung? Perbandingan antara daerah yang pepohonan dan tidak banyak pepohonan. Sebuah insentif untuk penanaman pohon di kota Bandung.

Berapa nilai ekonomis dari penanaman sebuah pohon? Apa dampaknya terhadap penurunan temperatur di kota? Apa dampaknya terhadap lingkungan?

Sejauh ini, belum ada penelitiannya. Tapi tutupan lahan dari google earth mungkin bisa membantu.

Disisi lain ini sejalan dengan pertumbuhan motor di Bandung. Mungkin judulnya motor vs tree: temperature change in Bandung city.

Multidisiplinary approach

Diskusi dengan S**a tentang urban dynamics MRT di JKT. Pendekatan yang dilakukan multi-disiplinary dimana beberapa ahli: math, hydrology, geology, social berkumpul dan membuat scenario yang disebut “urban dynamics”.

Salah satu aspek yang dibahas adalah terkait dengan “Land Subsidence” dan dikaitkan dengan permasalahan yang ditimbulkan oleh LS.

***

Aku sendiri punya pandangan / pendekatan yang mirip untuk permasalahan dan persiapan gempa di Bandung. Bayangkan kalau terjadi gempa di Bandung? Apakah kita sudah menaksir berapa kerugiannya? Apakah kita bisa memperkirakan persiapan apa yang bisa dilakukan dan bagaimana persiapan itu mempengaruhi berapa kerugiannya?

***

Sesuatu yang mirip juga bisa dilakukan di Palembang. Coba hitung peralihan lahan dari rawa ke lahan kering. Berapa kecepatannya? Jika tutupan lahan itu berkurang, apa akibatnya terhadap banjir. Untuk masalah ini, mungkin  software sobek bisa menyelesaikannya? Mungkin bisa tanya ke Muhy atau Ono?

***

Kasus lain lagi adalah dampak pembuatan rain water harvesting pada skala permukiman terhadap mengatasi persoalan kekurangan air? Mungkin bisa dibuat programming yang menghitungnya? Bisa jadi sumber penelitian Ibet?

***

Beberapa skenario di atas menunjukkan bahwa persoalan-persoalan perkotaan sebenarnya bisa didekati dan ditemukan penyelesaiannya dengan pendekatan multidisiplinary.

Aplikasi Structural Equation Model dalam Penelitian Perencanaan Wilayah dan Kota

Aplikasi Structural Equation Model dalam Penelitian
Perencanaan Wilayah dan Kota
Penulis
Saut Sagala1 dan Siti Nurlaela2
1 Mahasiswa S3, Graduate School of Engineering, Kyoto University, Kyoto
2 Dosen, Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya
Email kontak: saut.sagala@gmail.com
Abstrak
Makalah ini membahas peluang penggunaan dan manfaat aplikasi statistic structural equation model (SEM) dalam konteks penelitian perencanaan wilayah dan kota (PWK). Studi-studi PWK banyak terkait dengan pemodelan persepsi dan perilaku masyarakat terhadap ruang dan permasalahannya (perilaku pergerakan, pemilihan lokasi, dll) yang tidak dapat diukur secara langsung melalui variabel – variabel yang diperoleh dari pengukuran di lapangan atau dari data sekunder. Salah satu pendekatan yang dilakukan untuk mengukur persepsi dan perilaku adalah dengan mengkonstruksi variabel laten (tersembunyi) yang diukur oleh indikator-indikator yang diperoleh langsung dari data lapangan atau data sekunder. Selanjutnya, SEM memodelkan secara kuantitatif interaksi dan kontribusi antar variabel – variabel tersebut. Selain itu, SEM memiliki kemampuan untuk menguji hipotesis-hipotesis dari teori-teori yang bersifat kualitatif melalui data kuantitatif yang diperoleh dari lapangan, termasuk menjelaskan nilai eror, signifikansi dan besaran regresi dari masing-masing interaksi di dalam sebuah model. Sebagai contoh kasus, makalah ini menjelaskan secara singkat tentang aplikasi SEM dalam penelitian pemodelan persiapan masyarakat (komunitas) dalam menghadapi resiko bencana alam gunung meletus.
Kata-kata Kunci: metode penelitian; perencanaan wilayah dan kota; statistik; structural equation model;

Aplikasi Structural Equation Model dalam Penelitian Perencanaan Wilayah dan Kota

Penulis

Saut Sagala1 dan Siti Nurlaela2

1 Mahasiswa S3, Graduate School of Engineering, Kyoto University, Kyoto

2 Dosen, Perencanaan Wilayah dan Kota, Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya

Email kontak: saut.sagala@gmail.com

Seminar Nasional PWK ITS 2009 (accepted)

Abstrak

Makalah ini membahas peluang penggunaan dan manfaat aplikasi statistic structural equation model (SEM) dalam konteks penelitian perencanaan wilayah dan kota (PWK). Studi-studi PWK banyak terkait dengan pemodelan persepsi dan perilaku masyarakat terhadap ruang dan permasalahannya (perilaku pergerakan, pemilihan lokasi, dll) yang tidak dapat diukur secara langsung melalui variabel – variabel yang diperoleh dari pengukuran di lapangan atau dari data sekunder. Salah satu pendekatan yang dilakukan untuk mengukur persepsi dan perilaku adalah dengan mengkonstruksi variabel laten (tersembunyi) yang diukur oleh indikator-indikator yang diperoleh langsung dari data lapangan atau data sekunder. Selanjutnya, SEM memodelkan secara kuantitatif interaksi dan kontribusi antar variabel – variabel tersebut. Selain itu, SEM memiliki kemampuan untuk menguji hipotesis-hipotesis dari teori-teori yang bersifat kualitatif melalui data kuantitatif yang diperoleh dari lapangan, termasuk menjelaskan nilai eror, signifikansi dan besaran regresi dari masing-masing interaksi di dalam sebuah model. Sebagai contoh kasus, makalah ini menjelaskan secara singkat tentang aplikasi SEM dalam penelitian pemodelan persiapan masyarakat (komunitas) dalam menghadapi resiko bencana alam gunung meletus.

Kata-kata Kunci: metode penelitian; perencanaan wilayah dan kota; statistik; structural equation model;

Perceptions of hazards and preparedness among communities prone to volcanic hazards in Kagoshima, Japan

Perceptions of hazards and preparedness among communities prone to volcanic hazards in Kagoshima, Japan
Authors
Saut Sagala1, Norio Okada2, Muneta Yokomatsu2 and Yuki Fukushima1
1 Graduate School of Engineering, Kyoto University
2 Research Center for Disaster Reduction Systems, Disaster Prevention Research Institute, Kyoto University2
Abstract
This study examines a number of variables related to community perceptions of hazards and preparedness to volcanic hazards in Kagoshima Prefecture, Japan. Three cities were selected as the case study areas, including Kagoshima, Sakurajima and Tarumizu cities. These cities are prone to the volcanic hazards posed by Mt. Sakurajima, an active volcano in the south of Japan. The study obtained the data through questionnaire survey from 400 respondents. The data reveal that perceptions of hazard likelihood, hazard impacts and preparedness are found to be correlated significantly. These results imply that those who have high risk perceptions will be likely to prepare against the volcanic hazards. However, the low value of perception of preparedness (1.98) found among the respondents suggests that issue of increasing disaster preparedness still remains important.
Keywords: community, Kagoshima, preparedness, risk perception,

Perceptions of hazards and preparedness among communities prone to volcanic hazards in Kagoshima, Japan

IIASA-DPRI 2009 Conference, Kyoto, Japan

Authors

Saut Sagala1, Norio Okada2, Muneta Yokomatsu2 and Yuki Fukushima1

1 Graduate School of Engineering, Kyoto University

2 Research Center for Disaster Reduction Systems, Disaster Prevention Research Institute, Kyoto University2

Abstract

This study examines a number of variables related to community perceptions of hazards and preparedness to volcanic hazards in Kagoshima Prefecture, Japan. Three cities were selected as the case study areas, including Kagoshima, Sakurajima and Tarumizu cities. These cities are prone to the volcanic hazards posed by Mt. Sakurajima, an active volcano in the south of Japan. The study obtained the data through questionnaire survey from 400 respondents. The data reveal that perceptions of hazard likelihood, hazard impacts and preparedness are found to be correlated significantly. These results imply that those who have high risk perceptions will be likely to prepare against the volcanic hazards. However, the low value of perception of preparedness (1.98) found among the respondents suggests that issue of increasing disaster preparedness still remains important.

Keywords: community, Kagoshima, preparedness, risk perception,

perbaikan dari NO

tadi siang aku menerima perbaikan semua chapter dari NO. Banyak sekali perbaikannya. On one hand I was thankful for that, on the other hand I was unhappy. A lot of work!! Tapi syukurlah dia perbaiki, jadi bisa jauh lebih baik, for sure. Thanks God!

Daftar Film (Film List)

Film-film recommended dan ada di Library:

Superheroes:

  • Spiderman (1, 2, 3)
  • X-Men
  • Batman Returns

Thriller:

  • Denzel Washington (Training Day, De Javu, The Great Debaters, Crimson Tide, Glory)
  • Russel Crowe (Gladiator, A Beautiful Mind, The Insider)
  • Arnold (Terminator, Commando)
  • Ron Atkinson (Johny English)
  • Leonardo Di Caprio (The Departed, Blood Diamond)
  • Bruce Willis (Die Hard 1, 2, 3; Tears in the Sun)
  • Al Pacino (Scent of A Woman, The Insider, Insomnia)

Animation:

  • Rattatouille
  • Finding Nemo

The Insider (Film)

Baru nonton “The Insider“, film tentang seorang scientist (doktor) yang dipecat dari pabrik rokok besar (Black and Williams). Diangkat dari kisah nyata, film ini dibintangi oleh dua aktor papan atas: “Russel Crowe” dan “Al Pacino”.